ABSTRAK
HUBUNGAN KASUS PERCERAIAN DENGAN KOMUNIKASI
ANTAR PRIA DAN WANITA
Komunikasi
merupakan hal yang selalu ada di dalam kehidupan manusia. Namun dalam
berkomunikasi, tidak sepenuhnya terdapat cara-cara yang sama sebagai contoh
yaitu komunikasi antar pria dan wanita. Di satu sisi, perbedaan komunikasi yang
terdapat pada pria dan wanita merupakan hal yang sulit dirubah. Di sisi lain,
baik pria maupun wanita semestinya dapat saling memahami cara berkomunikasi
dengan lawan jenis. Jelasnya ini dilihat dari cara berkomunikasi.
Berdasarkan
konteks di atas maka tujuan dari penulisan ini adalah untuk menjawab pertanyaan
mayor dan pertanyaan minor. Adapun mayornya bagaimana cara mencapai komunikasi
yang efektif? Kemudian minornya yaitu mengapa sering terjadi kesalahpahaman
komunikasi antar pria dan wanita? Faktor apa saja yang membuat perbedaan
komunikasi antar pria dan wanita? Apa dampak terburuk dari perbedaan komunikasi
antar pria dan wanita?
Untuk mencapai
komunikasi yang efektif harus dilakukan beberapa cara yaitu pesan diterima dan
dimengerti sebagaimana dimaksud oleh pengirimnya. Selain itu, tidak ada
hambatan untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan untuk menindaklanjuti
pesan yang dikirim. Sehingga solusinya adalah setiap pribadi harus memahami
gaya bahasa lawan jenis dan menggunakannya di dalam percakapan, sehingga
terhindar dari kesalahpahaman.
Teori yang
digunakan adalah teori Genderlect Styles.
Kegagalan mengamati perbedaan gaya bercakap dapat membawa masalah yang
besar.Deborah Tannent mendiskripsikan ketidakmengertian (misunderstanding)
antara laki-laki dan perempuan berkenaan dengan fakta bahwa fokus pembicaraan
perempuan adalah koneksitas, sementara laki-laki pada pelayanan status dan kemandiriannya.
(Devito, 1997, 96)
Komunikasi antar
pria dan wanita berkaitan dengan teori Genderlect
Styles. Dalam teori ini membahas mengenai kegagalan mengamati perbedaan
gaya percakapan yang dapat membawa masalah besar. Perbedaan komunikasi antar
pria dan wanita jika tidak dipahami maka akan membawa masalah besar seperti kegagalan dalam berumah
tangga dan mengakibatkan angka perceraian di Indonesia semakin tinggi.
Perbedaan pola
dan gaya komunikasi antar pria dan wanita merupakan sebab terjadinya kesalahpahaman.
Faktor yang mempengaruhi perbedaan pola komunikasi antar pria dan wanita yaitu
karena perbedaan fungsi otak dan gaya bahasa yang dilakukan pria dan wanita
berbeda. Kegagalan rumah tangga atau perceraian merupakan dampak terburuk dari
perbedaan pola komunikasi antar pria dan wanita.
Perbedaan
komunikasi antar pria dan wanita merupakan hal
yang tidak dapat ditolak. Terkadang, pria tidak memahami apa yang
dikomunikasikan oleh wanita begitupun wanita yang terkadang tidak dapat
memahami apa yang dikomunikasikan oleh wanita. Perbedaan tersebut didasari oleh
berbedanya fungsi otak pria dan wanita serta perbedaan gaya bahasa yang
dilakukan pria dan wanita. Seharusnya pria memahami pola komunikasi wanita dan
begitupun sebaliknya. Jika masing-masing tidak dapat memahami perbedaan pola
komunikasi ini, maka dapat berdampak pada perceraian
Kata
kunci : Pria, wanita, komunikasi, perceraian, perbedaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar