Dalam
tulisan kali ini saya ingin bercerita mengenai apa saja yang pernah
saya kerjakan selama kuliah demi mendapatkan uang tambahan. Hal-hal yang saya
lakukan ini dapat membuat saya makan enak di akhir bulan he.. he.. he. Kalau
para pembaca merasa ini cara yang baik dan cocok untuk mendapatkan uang
tambahan seperti yang saya dapatkan, silahkan ikuti cara saya, tapi jika
menurut pembaca cara saya tak baik, silahkan pembaca berikan masukan di
kolom komentar.
Langsung aja yaa sist and gan saya buka postingan ini dengan membaca Bismillahirrahmanirrahim.
Sudah banyak usaha saya agar dapat memiliki uang sendiri melalui kerja-kerja paruh waktu atau musiman. Hal ini akibat dari pengeluaran yang meningkat sedangkan uang jajan tidak naik hikss.. Kurang lebih sudah lima pekerjaan yang saya coba satu-satu. Dari kelima pekerjaan tersebut ada yang berlangsung lama tapi ada juga yang hanya seumur jagung. Berikut pengalaman-pengalaman saya;
1. Member MLM
Pembaca pastinya sudah tak asing dengan istilah MLM atau Multi Level Marketing. Bentuk dari bisnis MLM yaitu
member mencari member baru dan menjual produk dari perusahaan MLM tersebut. Ya,
saya pernah menjadi member salah satu MLM yang cukup terkenal. MLM
yang saya ikuti ini tepercaya dan bukan money
games. Sudah banyak bukti nyata yang sukses melaului MLM ini. Di MLM ini
juga para member tidak harus beli barang sebelum ada customer yang ingin membel, tetapi member
membeli barang yang dipesan sama customer saja.
Jadi, calon customer melihat
barang melalui katalog, Lalu jika customer tertarik dengan barang yang
terdapat di katalog, Barulah member pesan ke kantor pusat melalui online. Selanjutnya kurir
dari kantor pusat datang mengantar pesanan-pesanan customer yang dipesan oleh member. Tapi
untuk saya, profesi ini tak berlangsung lama. Sekitar tiga bulan kemudian saya
sudah tidak aktif. Alasan di balik berhentinya saya bukan karena ada masalah
dengan cara ini, tetapi karena saya tidak memiliki bakat jualan dan
mempengaruhi orang untuk join.
2. Pembimbing Makalah
Namanya mahasiswa pasti tidak pernah lepas dari makalah ataupun
tugas-tugas yang mengharuskan membuat karya tulis. Makalah dapat berupa makalah
presentasi atau tugas-tugas UTS atau UAS yang dibawa ke rumah alias Take Home. Profesi ini bahasa formilnya
pembimbing makalah dan bahasa kasarnya joki makalah.
Kebetulan, di kelas saya itu sebagian besar mahasiswa malas mengerjakan
tugas. Mereka memiliki seribu satu alasan mengapa mereka tak ingin mengerjakan
tugas. Nah, di sinilah rejeki saya. Awalnya saya menawarkan calon customer saya antara saya mengajarkan
atau saya buatkan makalah mereka. Kalau mereka meminta saya untuk mengajarkan, dengan
senang hati saya ajarkan tanpa biaya. tapi sebagian besar mereka lebih memilih
untuk gue buatkan, bahkan tak sedikit yang berkata “bayarannya berapa saja asalkan
makalahnya jadi.”
Cara
saya agar bisa membagi waktu antara membuat tugas saya dan tugas customer yaitu, setiap dosen memberikan
tugas, hari itu juga saya kerjakan agar saya memiliki banyak waktu untuk
membuat makalah-makalah customer saya.
Saya memang bukan kalangan anak pintar
di kelas, tapi saya percaya selama di kampus perpustakaan belum rubuh, saya pasti
bisa menjalani profesi ini. saya merasa dapet keuntungan lebih di bisnis ini,
selain mendapat bayaran, sayapun menjadi
lebih banyak membaca baik buku ataupun artikel dan saya menjadi lebih banyak
tau berbagai topik.
3. Jual Pulsa
Siapa di sini yang tak butuh pulsa atau paket internet? Hampir
semua orang butuh pulsa maupun kuota, bahkan pulsa atau paket udah jadi
kebutuhan pokok manusia. Jualan pulsa itu enak , pasti laku dan tak ada basinya.
Kalau jualan pulsa, bisa jadi orang yang paling dicari sama teman-teman, hp pun
tak pernah sepi karena banyak yang mesen pulsa lewat chat atau lewat sms. Tapi,
itu baru enaknya, ada juga tak enaknya.
Jualan pulsa itu untungnya kecil, dari satu transaksi hanya mendapat kisaran Rp.500-1.000
dan tak jarang temen yang berhutang hingga sampai mingguan bahkan bulanan.
Pengalaman
saya saat itu posisi sedang liburan kuliah, temen saya dari luar kota bahkan
luar pulau bbm saya hanya untuk untuk
membeli pulsa lima ribu ke saya dan dibayar sebulan kemudian saat masuk kuliah. Berhubung saya tipe orang yang tidak
enakan dan tak bisa bohong, saya menghutangkan pulsa tersebut. Teruntuk kalian
yang memiliki sifat tidak enakan dan tak bisa berbohong, saya sarankan jangan
menjadikan profesi ini sebagai pekerjaan sampingan kalian.
4. Reseller aksesoris
Pada era ini, situs belanja online sudah menjamur dan tak jarang
barang-barang yang dijual oleh penjual online
jauh lebih murah dibandng barang-barang yang dijual secara offline. Ini bisa menjadi peluang untuk menjalankan usaha dan
mendapatkan uang . Saya pernah melakukan
bisnis ini dengan cara membeli barang berupa aksesoris handphone seperti tongsis, headset, charger, lensa wide dan lainnya
di tokopedi* selanjutnya barang saya jual ke teman-teman. Selain aksesoris hp, saya
pun melakukan hal yang sama terhadap make
up. Contohnya lipstik, saya beli lipstik satu lusin dengan harga yang grosiran
yang jauh lebih murah dibanding harga satuan. kemudian saya jual di instagram
seharga pasaran di toko-toko offline.
Sekalian promosi yaa.. toko kosmetik saya dapat dilihat melalui instagram
dengan nama akun @cantikudandan . Tips buat kalian kalau mau melakukan
pekerjaan seperti ini yaitu kalian lihat dulu reputasi toko tempat kalian
membeli barang dan pastikan toko tersebut sudah melakukan banyak transaksi,
selain itu lihat ulasan yang ditulis oleh customer toko tersebut jika semuanya
atau rata-rata baik, itu merupakan toko yang tepat dan kalian tinggal eksekusi.
5. Pekerja Internship
Tidak jarang seorang mahasiswa diwajibkan melakukan magang atau internship. Hal ini dapat menjadi ladang
untuk mendapatkan uang karena tidak jarang perusahaan memberikan uang jajan
kepada tenaga internshipnya. Fase-fase
terakhir kuliah, saya sempat magang di perusahaan start up yang bergerak di bidang mobile
application. Di kantor ini kerjaan pekerja internship sepertipegawai tetap. Saya masuk kerja jam sepuluh dan pulang
jam enam sore. Pekerjaan disini padat namun masih bersifat santai dan betapa
beruntungnya saya di kantor ini sangat-sangat toleran terhadap kuliah. Di sini
para pekerja magang punya kesempatan tidak masuk selama tiga hari dalam
sebulan, kalau lebih dari tiga hari baru dipotong honor. Bagi saya, honor
internship ini lumayan banget dan dikasih setiap bulan.
Masukan
dari saya, kalo kalian mau magang atau internship,
pastikan kalian sudah semester akhir dan udah ngga ada kuliah di kelas, selain
itu juga buat yang lagi skripsian harus bisa bagi waktu karena kalau keenakan
magang, skripsi dapat terbaikan.
6. SPG event
Jujur, saya belum pernah menjalani profesi ini, namun beberapa
teman saya sedang menjalani profesi ini. Untuk yang sedang menjalani skripsi,
otomatis memiliki banyak waktu kosong. Profesi sebagai SPG event boleh dicoba karena biasanya pekerjaan ini hanya dilakukan
pada hari Sabtu-Minggu. Fee yang ditawarkan pun lumayan. Uuntuk satu shift
kira-kira sekitar 100-200 ribu tergantung perusahaan penyelenggara.
Itu dia profesi-profesi yang pernah saya tekuni selama menyandang
status mahasiswa. Buat kalian yang ingin mencari pekerjaan sampingan juga, kalian
harus bisa membatasi antara pekerjaan dan kuliah. Jangan pernah lalai sama
kuliah dan tugas kalian sebagai mahasiswa karena jika kalian sudah
menyelesaikan kuliah, kalian pasti mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar