Nama: Hana Futari Dosen
I: Prof. Dr. Andi Faisal Bakti
NIM: 1112051100024 Dosen
II: Muhammad. Yusfik, MA
ABSTRAK
KETIMPANGAN ISI BERITA DAN
KENDALA-KENDALA BAGI PERUBAHAN TERHADAPNYA
Ketimpangan isi berita saat ini dapat dirasakan sebagian besar masyarakat. Hal ini dibuktikan
dengan isi berita tentang dunia ketiga jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah berita negara maju. Ketimpangan ini juga dipandang sebagai
“ketidakadilan” isi arus. Di satu sisi, ketimpangan isi berita internasional merupakan
bentuk ketidakadilan terhadap dunia ketiga. Di sisi lain
media sebagai lembaga bisnis menjual poduk yang laris di kalangan pelanggannya. Jelasnya, ini dilihat dari fungsi
isi berita.
Berdasarkan
konteks di atas, maka tujuan tulisan ini adalah untuk menjawab pertanyan mayor
dan minor. Adapun mayornya adalah bagaimana bentuk ketimpangan isi berita dan
kendala untuk perubahan terhadapnya? Kemudian, minornya adalah mengapa berita internasional berorientasi pada kebutuhan media barat?
Apakah hubungan dari penghematan pembiayaan dengan kulitas berita? Apakah
negara berkembang tidak memiliki arti penting di kantor berita internasional?
Bentuk
ketimpangan isi berita yang terlihat yaitu isi berita tentang Dunia Ketiga
adalah jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah berita tentang dunia maju. Padahal, proposisi penduduk di dunia keiga
jauh lebih besar dari proposisi penduduk di dunia maju. Selain itu, jumlah
berita yang sedikit ini pun cenderung hanya berisikan berita-berita tentang
konflik dan cara pemberitaannya cenderung merefleksikan nilai-nilai Barat bukan
nilai-nilai setempat.
Teori yang
digunakan adalah Teori Dependensi. Teori ini melihat permasalahan pembangunan
dari dunia ketiga. Menurut Theotonio Dos Santos, dependensi adalah suatu
keadaan di mana kehidupan ekonomi suatu Negara dipengaruhi oleh Negara lain.
Teori dependensi lebih menitikberatkan pada persoalan keterbelakangan dan
pembangunan Negara pinggiran. Dalam hal ini, dapat dikatakan bahwa teori
dependensi mewakili “suara Negara-negara pinggiran” untuk menentang hegemoni
ekonomi, politik, budaya dan intelektual dari Negara maju (Bakti,2004, 43-44).
Masalah
ketimpangan isi berita termasuk dalam teori dependesi. Kehidupan dunia ketiga
bergantung pada Negara maju. Begitupun kantor berita internasional yang
menjadikan Negara maju sebagai penentu perekonomiannya sehingga kantor berita
internasional membuat berita yang tidak berimbang antara Negara maju dan dunia
ketiga.
Media Barat dapat lebih banyak
memberikan keuntungan pada media internasional. Jika media melakukan penghematan berita, sulit untuk mereka melakukan pelaporan-pelaporan
mendalam seperti yang diharapkan. Pelanggan di negara-negara berkembang juga
memiliki arti penting namun dalam skala proritas lebih rendah.
ketimpangan
terjadi pada isi berita disebabkan kantor berita harus memilih berita yang
“laku dipasaran” karena berita yang disajikan harus meningkatkan pendapatan
pada kantor berita tersebut. Dalam hal ini negara maju mempunyai prioritas yang
tinggi dibandingkan dengan negara berkembang. Namun seharusnya isi berita harus memperhatikan
perkembangan dari negara-negara berkembang sebagai pemberitaan.
Kata kunci :
ketimpangan, isi berita, negara maju, dunia ketiga, ekonomi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar