Daftar Blog Saya

Sabtu, 27 September 2014

Soskomas Edisi 4

KOMAS : SEBUAH LANDASAN
PENGERTIAN KOMAS
         Komunikasi Massa merupakan bentuk penyempaian pesan dari komunikator kepada khalayak banyak yang heterogen secara serempak melalui media massa, biasanya umpan balik terjadi secara tertunda
         Komunikasi Massa merupakan bentuk menyiarkan informasi, gagasan, dan sikap kepada komunikan yang beragam dan jumlahnya yang banyak dengan menggunakan media
KARAKTERISTIK KOMAS
         Komunikasi bersifat umum
         Komunikasi bersifat heterogen
         Media Massa menimbulkan keserempakan
         Hubungan komunikator-komunikan bersifat non pribadi
         Melembaga
         Terdapat standarisasi proses produksi, distribusi dan konsumsi isi media
BENTUK-BENTUK KOMAS
         Bentuk Perintah (the command mode)
          Bersumber dari adanya perbedaan kekuasaan dan otoritas antara pengirim dan penerima. Tujuannya ialah untuk melakukan kontrol dan perintah. Pola hubungannya bersifat satu arah, tidak setara dan tidak berdasarkan sukarela
         Bentuk Pelayanan (the service mode)
          Ini merupakan bentuk paling umum dan paling sering berlaku dalam hubungan antara pengirim dan penerima. Kedua belah pihak diikat oleh kepentingan bersama dalam situasi pasar atau semacamnya (penawaran dan permintaan jasa simbolik). Misalnya saja, media memberikan infromasi atau hiburan sebagai imbalan yang berwujud pembayaran dan perhatian.
         Bentuk Asosiasi (the associational mode)
          Bentuk ini memiliki ikatan normatif atau nilai-nilai yang disepakati bersama, yang mendekatkan kelompok atau publik tertentu terhadap suatu sumber media tertentu.  Kedekatan dan perhatian penerima bersifat sukarela dan memuaskan hatinya
FUNGSI MEDIA MASSA
         Kontrol sosial (social control)
         Pendidikan (education)
         Agen Perubahan (agent of social change)
         Hiburan (entertainment)
KEBUTUHAN AKAN MEDIA
         Untuk mengetahui apa yang penting dan perlu
         Untuk membantu mengambil keputusan  (sebagai rujukan)
         Untuk memperoleh informasi sebagai bahan pembahasan
         Memberikan perasaan ikut serta dalam kejadian tertentu
         Memberikan penguatan atas suatu pendapat
         Mencarikan konfirmasi atas keputusan yang diambil
         Memperoleh relaksasi dan hiburan
MODEL PROSES KOMAS
Model Transmisi
Orientasi Pengirim: Pemindahan Pesan
Orientasi Penerima : Proses Kognitif
Pandangan ini dikaitkan dengan istilah pengiriman atau pemberian informasi kepada pihak lain. Inti gagasan ialah transmisi isyarat (signal) atau pesan dalam waktu tertentu dengan tujuan tercapainya kontrol
Model Ekspresi (Ritual)
Orientasi Pengirim: Penampilan (performance)
Orientasi Penerima : Kepuasan/kegiatan bersama
Dikaitkan dengan beberapa istilah, misalnya kebersamaan, partisipasi, asosiasi, persahabatan atau titik pandang yang sama. Model ini intinya tidak menekankan pada penyebaran informasi dari sudut pandang ruang, melainkan pada masalah pembinaan masyarakat dalam kurun waktu tertentu; tidak menekankan pada upaya penyampaian informasi tetapi pada

Model Perhatian
 Orientasi Pengirim: Pameran (display)
Orientasi Penerima: Pemberian perhatian
Model ini paling sesuai dengan tujuan utama media,  sebagaimana yang ditentukan oleh media sendiri (menarik hati khalayak) dan paling cocok dengan pandangan khalayak umum menyangkut pentingnya pemekaian media (membebaskan diri, melibatkan diri, menghibur dll.)     

MODEL KOMAS
          Model Jarum Hypodermik (Hypodermic Needle Model) :  media massa memiliki dampak yang kuat, terarah, segera dan langsung, media ampuh memasukan ide pada benak khalayak
          One step flow model : saluran media massa berkomunikasi langsung dengan massa tanpa berlalunya suatu pesan pada orang lain. Akan tetapi pesan itu tidak mencapai semua komunikan dan tidak menimbulkan efek yang sama pada komunikan. Media tidak mempunyai kekuatan yang hebat. Penmapilan, penerimaan dan penahanan dalam ingatan selektif mempengaruhi suatu pesan
          Two step flow model : menaruh perhatian kepada peranan media massa dan komunikasi antarpribadi. Melihat massa sebagai perorangan yang berinteraksi. Menekankan proses dari opinion leader ke penduduk yang kurang giat
          Multi Step Flow Models
Didasarkan pada fungsi penyebaran yang berurutan terjadi pada kenyataan situasi kom. Tujuannya, menggunakan banyak saluran untuk memperteguh
KARAKTERISTIK ISI MEDIA
          Cepat : yakni aktual atau memperhatikan ketepatan waktu.
          Nyata : berupa informasi mengenai sebuah fakta (fact)
          Penting :  menyangkut kepentingan orang banyak
          Menarik : artinya mengundang orang untuk membaca apa yang ditulis
NILAI MEDIA
          Konsekuen            : Suatu fakta yang dapat membawa akibat bagi khalayak
          HUMAN INTEREST : Menarik dari sudut kepentingan kemanusiaan
          PROMINENCE : Melibatkan tokoh terkemuka yang menjadi figur/elite opinion
          PROXIMITY : Fakta atau infromasi memiliki kedekatan dengan tempat tinggal pembaca
          TIMELINES : Memili unsur kebaruan yang menyebabkan informasi tersebut aktual
KARAKTERISTIK INDUSTRI MEDIA
          Customer requirments : merujuk pada harapan konsumen tentang produk media yang mencakup aspek kualitas, diversitas dan ketersediaan
          Competitive environment : yakni lingkungan pesaing yang dihadapi perusahaan
          Social expectations : berhubungan dengan tingkat harapan masyarakat terhadap keberadaan industri media. Semakin tersedia program yang bagus, maka akan semakin beragam format acaranya dan semakin bagus kualitasnya
INFLUENCE IN THE HIERARCHICAL MODEL
          Level Individu
          Level Rutinitas Media
          Level Organisasi
          Level Media luar
          Level Ideologi
KONSEP MASSA DALAM KOMAS
Tingkat Instruksi
Kelompok : Tinggi dalam wilayah terbatas
Publik : Sedang, Walaupun para anggota tersebar
Kerumunan : Tinggi
Massa : Rendah
Tujuan atau Objek Perhatian
Kelompok : Tujuan bersama, Identitas kontak
Publik : Pandangan Atau masalah untuk diskusi dan penentuan pilihan
Kerumunan : Kejadian yang sedang berlangsung
Massa : Objek perhatian yang dikelola

Kontrol/ Organisasi
Kelompok : Tinggi/tetapi informal,  internal
Publik : Sedang, Formal dan informal
Kerumunan : Kejadian yang sedang berlangsung
Massa : Eksternal dan manipulatif

 Kadar Kesadaran
Kelompok : Tinggi
Publik : Bervariasi Sedang sampai
Kerumunan : Rendah
Massa : Rendah



TEORI AGENDA SETTING
Posisi Media Massa
Media -> candidat partai politik
Media berisi berita, debat, editorial, feature, current affair
Posisi media massa sebagai opini public, bisnis,organisasi teroris,organisasi public, preassure group, Trade Unions

PERSPEKTIF AGENDA SETTING
Teori Agenda Setting diperkerkenalkan oleh Maxwell McCombs dan Donald L. Shaw dalam tulisan mereka yang berjudul “The Agenda Setting Function of Mass Media” yang telah diterbitkan dalam Public Opinion Quarterly pada tahun 1972. Menurut kedua pakar ini jika media memberikan tekanan pada suatu peristiwa, maka media itu akan mempengaruhi khalayak untuk menganggapnya penting (Effendy, 2003:287)

AGENDA
          Agenda Media : Visibility,Audience salience,Valence
          Agenda Khalayak : Familiarity, Personal Salience, Favorability
           Agenda Kebijakan : Support, Likelihood of action, Freedom of action
AGENDA MEDIA
          Visibility (visibilitas) yakni jumlah dan tingkat menonjolnya berita
          Audience salience (tingkat menonjolnya bagi khalayak) yakni relevansi isi berita dengan kebutuhan khalayak
          Valence (Valensi) yakni menyenangkan atau tidak menyenangkan cara pemberitaan bagi suatu peristiwa
POLICY AGENDA
          Support (dukungan) yakni kegiatan menyenangkan bagi posisi suatu berita tertentu
          Likelihood of action (kemungkinan kegiatan) kemungkinan melaksanakan apa yang diibaratkan
          Freedom of action (kebebasan bertindak) yakni nilai kegiatan yang mungkin dilakukan.
EFEK AGENDA SETTING
EFEK MEDIA
Efek langsung
          Isu itu ada atau tidak di khalayak
          Mana yang penting
          Dirangking responden
EFEK LANJUTAN
           Persepsi
           Tindakan
























Tidak ada komentar:

Posting Komentar