KOMAS : SEBUAH LANDASAN
PENGERTIAN KOMAS
•
Komunikasi Massa merupakan bentuk penyempaian pesan dari
komunikator kepada khalayak banyak yang heterogen secara serempak melalui media
massa, biasanya umpan balik terjadi secara tertunda
•
Komunikasi Massa merupakan bentuk menyiarkan informasi,
gagasan, dan sikap kepada komunikan yang beragam dan jumlahnya yang banyak
dengan menggunakan media
KARAKTERISTIK KOMAS
•
Komunikasi bersifat umum
•
Komunikasi bersifat heterogen
•
Media Massa menimbulkan keserempakan
•
Hubungan komunikator-komunikan bersifat non pribadi
•
Melembaga
•
Terdapat standarisasi proses produksi, distribusi dan
konsumsi isi media
BENTUK-BENTUK KOMAS
•
Bentuk Perintah (the
command mode)
Bersumber dari adanya perbedaan kekuasaan dan
otoritas antara pengirim dan penerima. Tujuannya ialah untuk melakukan kontrol
dan perintah. Pola hubungannya bersifat satu arah, tidak setara dan tidak
berdasarkan sukarela
•
Bentuk Pelayanan (the
service mode)
Ini merupakan bentuk paling umum dan paling sering
berlaku dalam hubungan antara pengirim dan penerima. Kedua belah pihak diikat
oleh kepentingan bersama dalam situasi pasar atau semacamnya (penawaran dan
permintaan jasa simbolik). Misalnya saja, media memberikan infromasi atau
hiburan sebagai imbalan yang berwujud pembayaran dan perhatian.
•
Bentuk Asosiasi (the
associational mode)
Bentuk ini memiliki ikatan normatif atau
nilai-nilai yang disepakati bersama, yang mendekatkan kelompok atau publik
tertentu terhadap suatu sumber media tertentu.
Kedekatan dan perhatian penerima bersifat sukarela dan memuaskan hatinya
FUNGSI MEDIA MASSA
•
Kontrol sosial (social control)
•
Pendidikan (education)
•
Agen Perubahan (agent of social change)
•
Hiburan (entertainment)
KEBUTUHAN AKAN MEDIA
•
Untuk mengetahui apa yang
penting dan perlu
•
Untuk membantu mengambil
keputusan (sebagai rujukan)
•
Untuk memperoleh informasi
sebagai bahan pembahasan
•
Memberikan perasaan ikut
serta dalam kejadian tertentu
•
Memberikan penguatan atas
suatu pendapat
•
Mencarikan konfirmasi atas
keputusan yang diambil
•
Memperoleh relaksasi dan
hiburan
MODEL PROSES KOMAS
Model Transmisi
Orientasi Pengirim: Pemindahan Pesan
Orientasi Penerima : Proses Kognitif
Pandangan ini dikaitkan dengan istilah pengiriman atau
pemberian informasi kepada pihak lain. Inti gagasan ialah transmisi isyarat
(signal) atau pesan dalam waktu tertentu dengan tujuan tercapainya kontrol
Model Ekspresi (Ritual)
Orientasi Pengirim: Penampilan (performance)
Orientasi Penerima : Kepuasan/kegiatan bersama
Dikaitkan dengan beberapa istilah, misalnya kebersamaan,
partisipasi, asosiasi, persahabatan atau titik pandang yang sama. Model ini
intinya tidak menekankan pada penyebaran informasi dari sudut pandang ruang,
melainkan pada masalah pembinaan masyarakat dalam kurun waktu tertentu; tidak
menekankan pada upaya penyampaian informasi tetapi pada
Model Perhatian
Orientasi Pengirim: Pameran
(display)
Orientasi Penerima: Pemberian perhatian
Model ini paling sesuai
dengan tujuan utama media, sebagaimana
yang ditentukan oleh media sendiri (menarik hati khalayak) dan paling cocok
dengan pandangan khalayak umum menyangkut pentingnya pemekaian media (membebaskan
diri, melibatkan diri, menghibur dll.)
MODEL KOMAS
•
Model Jarum Hypodermik
(Hypodermic Needle Model) : media
massa memiliki dampak yang kuat, terarah, segera dan langsung, media ampuh memasukan
ide pada benak khalayak
•
One step flow model : saluran
media massa berkomunikasi langsung dengan massa tanpa berlalunya suatu pesan
pada orang lain. Akan tetapi pesan itu tidak mencapai semua komunikan dan tidak
menimbulkan efek yang sama pada komunikan. Media tidak mempunyai kekuatan yang
hebat. Penmapilan, penerimaan dan penahanan dalam ingatan selektif mempengaruhi
suatu pesan
•
Two step flow model : menaruh
perhatian kepada peranan media massa dan komunikasi antarpribadi. Melihat massa
sebagai perorangan yang berinteraksi. Menekankan proses dari opinion leader ke
penduduk yang kurang giat
•
Multi Step Flow Models
Didasarkan pada fungsi penyebaran yang
berurutan terjadi pada kenyataan situasi kom. Tujuannya, menggunakan banyak
saluran untuk memperteguh
KARAKTERISTIK ISI MEDIA
•
Cepat : yakni aktual atau memperhatikan
ketepatan waktu.
•
Nyata :
berupa informasi mengenai sebuah fakta (fact)
•
Penting
: menyangkut kepentingan orang banyak
•
Menarik :
artinya mengundang orang untuk membaca apa yang ditulis
NILAI MEDIA
•
Konsekuen :
Suatu fakta yang dapat membawa akibat bagi khalayak
•
HUMAN INTEREST : Menarik dari sudut kepentingan kemanusiaan
•
PROMINENCE : Melibatkan tokoh terkemuka yang menjadi
figur/elite opinion
•
PROXIMITY : Fakta atau infromasi memiliki kedekatan dengan
tempat tinggal pembaca
•
TIMELINES : Memili unsur kebaruan yang menyebabkan informasi
tersebut aktual
KARAKTERISTIK INDUSTRI MEDIA
•
Customer requirments
: merujuk pada harapan konsumen tentang produk media yang mencakup aspek
kualitas, diversitas dan ketersediaan
•
Competitive environment : yakni lingkungan pesaing yang dihadapi perusahaan
•
Social expectations
: berhubungan dengan tingkat harapan masyarakat terhadap keberadaan industri
media. Semakin tersedia program yang bagus, maka akan semakin beragam format
acaranya dan semakin bagus kualitasnya
INFLUENCE IN THE
HIERARCHICAL MODEL
•
Level Individu
•
Level Rutinitas Media
•
Level Organisasi
•
Level Media luar
•
Level Ideologi
KONSEP MASSA DALAM KOMAS
Tingkat Instruksi
Kelompok : Tinggi
dalam wilayah terbatas
Publik : Sedang, Walaupun
para anggota tersebar
Kerumunan : Tinggi
Massa : Rendah
Tujuan atau Objek
Perhatian
Kelompok : Tujuan
bersama, Identitas kontak
Publik : Pandangan
Atau masalah untuk diskusi dan penentuan pilihan
Kerumunan : Kejadian
yang sedang berlangsung
Massa : Objek
perhatian yang dikelola
Kontrol/ Organisasi
Kelompok : Tinggi/tetapi
informal, internal
Publik : Sedang, Formal dan
informal
Kerumunan : Kejadian
yang sedang berlangsung
Massa : Eksternal
dan
manipulatif
Kadar Kesadaran
Kelompok : Tinggi
Publik : Bervariasi
Sedang sampai
Kerumunan : Rendah
Massa : Rendah
TEORI AGENDA
SETTING
Posisi Media Massa
Media ->
candidat partai politik
Media berisi berita,
debat, editorial, feature, current affair
Posisi media massa
sebagai opini public, bisnis,organisasi teroris,organisasi public, preassure
group, Trade Unions
PERSPEKTIF AGENDA SETTING
Teori Agenda Setting diperkerkenalkan oleh Maxwell McCombs dan Donald L.
Shaw dalam tulisan mereka yang berjudul “The Agenda Setting Function of Mass
Media” yang telah diterbitkan dalam Public Opinion Quarterly pada tahun
1972. Menurut kedua pakar ini jika media memberikan tekanan pada suatu
peristiwa, maka media itu akan mempengaruhi khalayak untuk menganggapnya
penting (Effendy, 2003:287)
AGENDA
•
Agenda Media : Visibility,Audience
salience,Valence
•
Agenda Khalayak : Familiarity, Personal Salience,
Favorability
•
Agenda Kebijakan
: Support, Likelihood of
action, Freedom of action
AGENDA MEDIA
•
Visibility (visibilitas)
yakni jumlah dan tingkat menonjolnya berita
•
Audience salience (tingkat
menonjolnya bagi khalayak) yakni relevansi isi berita dengan kebutuhan khalayak
•
Valence (Valensi) yakni
menyenangkan atau tidak menyenangkan cara pemberitaan bagi suatu peristiwa
POLICY AGENDA
•
Support (dukungan)
yakni kegiatan menyenangkan bagi posisi suatu berita tertentu
•
Likelihood of action (kemungkinan
kegiatan) kemungkinan melaksanakan apa yang diibaratkan
•
Freedom of action (kebebasan
bertindak) yakni nilai kegiatan yang mungkin dilakukan.
EFEK AGENDA SETTING
EFEK MEDIA
Efek langsung
•
Isu itu ada atau tidak
di khalayak
•
Mana yang penting
•
Dirangking responden
EFEK LANJUTAN
•
Persepsi
•
Tindakan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar